Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

e-Konsel 282 - Kasih yang Memberi

Pemberian yang Tidak Dihargai

Edisi C3I: e-Konsel 282 - Kasih yang Memberi

Firman Tuhan mengatakan, "Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." (Kisah Para Rasul 20:35) Namun, bagaimana jika pemberian kita tidak dihargai atau diremehkan oleh orang yang kita beri? Mungkin rasa sesal menggelayuti kita. Akan tetapi, ada juga yang tidak ambil pusing dengan respons si penerima. Beberapa waktu yang lalu, topik ini muncul dalam page Facebook e-Konsel. Berikut penuturan para Sahabat.

e-Konsel: Bagaimana Anda menyikapi orang-orang yang tidak menghargai pemberian Anda?

Komentar:

Hadirat Syukur Lombu: Biarkan saja, toh kita tidak rugi, baca Kolose 3:23. Gitu saja kok repot, he.. he.. he.. ... baca selengkapnya »

Pemberian yang Tidak Dihargai (Komunitas Fb e-Konsel)

Edisi C3I: e-Konsel 282 - Kasih yang Memberi

Firman Tuhan mengatakan, "Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." (Kisah Para Rasul 20:35) Namun, bagaimana jika pemberian kita tidak dihargai atau diremehkan oleh orang yang kita beri? Mungkin rasa sesal menggelayuti kita. Akan tetapi, ada juga yang tidak ambil pusing dengan respons si penerima. Beberapa waktu yang lalu, topik ini muncul dalam page Facebook e-Konsel. Berikut penuturan para Sahabat. ... baca selengkapnya »

Mengapa Orang Kristen Memberi?

Edisi C3I: e-Konsel 282 - Kasih yang Memberi

Mengapa orang Kristen memberi? Ini adalah pertanyaan yang sederhana, namun jawaban yang diberikan kepada orang-orang Kristen sering kali belum jelas yang mana yang terbaik. ... baca selengkapnya »

Kasih yang Memberi

Edisi C3I: e-Konsel 282 - Kasih yang Memberi

Salam kasih,

Dalam hidup bermasyarakat, kita tidak dapat hidup egois. Terlebih lagi, kita adalah orang-orang yang sudah mendapatkan kemurahan dari Allah. Kita seharusnya tidak lagi menjadi orang yang egois, dan menutup mata dengan kebutuhan orang lain. Kasih identik dengan memberi. Jika kita mengatakan bahwa kita mengasihi, tetapi jika kita tidak mau memberi, kita membohongi diri kita sendiri. Kami mengundang Anda untuk mewujudkan kasih dengan memiliki ketulusan dalam memberi. Silakan simak artikel "Mengapa Orang Kristen Memberi?" dan beberapa pendapat Sahabat Konsel dalam kolom Cakrawala dan Komunitas Konsel di edisi terakhir bulan ini. Marilah kita semakin menyadari dan mensyukuri kasih-Nya, dan semakin hati kita dipenuhi dengan kemurahan untuk memberi. Selamat mengasihi, selamat memberi. Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Konsel,
Sri Setyawati
< setya(at)in-christ.net >

Komentar


Syndicate content