Apabila seorang diberi pertanyaan, "Apa tujuan hidup Anda?" Beberapa jawabannya mungkin, "Saya ingin belajar sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita saya."; "Tujuan hidup saya adalah menjadi orang yang sukses."; "Saya bertujuan membahagiakan keluarga saya."; dan jawaban-jawaban sejenis lainnya. Coba Anda perhatikan, apa kesamaan dari contoh jawaban di atas?
Ya, kebanyakan orang, cenderung memiliki tujuan hidup yang semata berpusat pada kepuasan diri sendiri. Dalam fokus C3I bulan ini, kami mengajak Anda untuk memikirkan ulang tentang makna tujuan hidup yang sebenarnya, terutama sebagai orang percaya. Kiranya menjadi berkat bagi Anda. Selamat menyimak!
Aku ini, Tuhan, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada." (Matius 6:19-21)
Pertanyaan ini adalah pertanyaan "klasik" yang selalu muncul dari
abad ke abad, dari generasi ke generasi, baik miskin atau kaya.
Manusia mencari jawaban atas pertanyaan ini karena dari lubuk
hatinya yang paling dalam, manusia tahu bahwa tidak mungkin ia
diciptakan oleh Penciptanya tanpa tujuan. Ada banyak orang masih
percaya sampai sekarang bahwa Allah menciptakan manusia karena Ia
kesepian dan Ia membutuhkan persekutuan dengan orang lain, maka
diciptakanNyalah manusia. Hal ini sulit kita terima karena sebagai
orang Kristen kita tahu bahwa di dalam ketiga oknum Allah
Tritunggal ada persekutuan yang sempurna. Ada juga yang berkata
bahwa Allah menciptakan manusia untuk membuat dunia lebih baik.