Fokus C3I November 2013 -- Perjuangan Melawan Okultisme
<p align="justify">Pada era modern ini, kepercayaan akan kuasa gelap atau okultisme mungkin sudah tidak populer lagi dibandingkan pada zaman nenek moyang kita dahulu. Namun, tidak dapat dimungkiri bahwa masih ada banyak orang yang berminat dengan praktik kepercayaan ini. Oleh karena itu, perjuangan melawan okultisme masih menjadi pergumulan tersendiri, khususnya bagi anak-anak Tuhan. Untuk dapat berjuang melawan kuasa gelap dan okultisme, kita, terlebih sebagai konselor Kristen, perlu mengenali apa itu okultisme dan mengetahui beberapa langkah untuk melawannya sehingga kita dapat menolong semakin banyak orang untuk dimerdekakan dalam Kristus! Simak selengkapnya di Fokus C3I.</p>
Saya terlibat ilmu spiritisme. Saya belum menekuninya secara
mendalam, tetapi saya pernah main-main dengannya -- seperti yang
dikatakan orang-orang. Segala sesuatu yang telah saya lakukan
hanyalah untuk menolong orang lain. Saya tahu saya masih beriman
kepada Tuhan. Akan tetapi, saya mulai bertanya-tanya apakah yang
sedang saya lakukan ini benar atau tidak?
Jawab:
Ada banyak orang, di antaranya Anda, yang tertarik dan aktif
menekuni ilmu spiritisme, ilmu hitam, dan okultisme.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam kebudayaan Timur, keterbukaan
kita pada hal-hal batin membuat masyarakat sangat terbuka pada
pengaruh okultisme. Gejala ini tanpa terkecuali melanda peradaban
kota dan kalangan intelektual atas. Kekosongan rohani yang tidak
terisi oleh kemajuan zaman membuat kecenderungan untuk kembali pada
okultisme menjadi semakin kuat. Okultisme merupakan gejala
kemerosotan suatu peradaban.
Istilah "occult" sendiri sangat samar, mencakup hal-hal yang secara
luas dianggap rahasia, tersembunyi, mistik, metafisik, dan sering
dianggap menyangkut perkara-perkara di luar indra biasa.
Okultisme merupakan ilmu yang bersifat supranatural. Ilmu tentang
roh di mana orang mempelajari roh-roh yang bukan Roh Allah,
melainkan roh-roh di luar Roh Allah. Tujuan ilmu ini ialah untuk
melindungi diri dari serangan orang lain, dari serangan roh-roh di
luar Roh Tuhan, dan juga dari alam ini. Kita harus membedakan roh
terang dan roh gelap; Roh Allah di pihak roh yang terang, sedangkan
roh setan atau iblis itu di pihak roh gelap. Berarti dalam hal ini,
ada dua kekuatan yang besar: ada kekuatan dari Allah dan ada
kekuatan dari iblis.
Dalam dunia ini ada dua roh yang kita kenal, yaitu Roh Tuhan dan roh
iblis atau setan.
"Tetapi Roh dengan tegas mengatakan, bahwa di waktu-waktu kemudian ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah" (1Tim. 4:1,7).