Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Pranikah/Pernikahan
Hubungan Tanpa Restu Orang Tua
Submitted by admin on Thu, 15/02/2007 - 00:00Edisi C3I: e-Konsel 130 - Tatkala Tidak Direstui Orang Tua
Oleh: Christiana Ratri
Menjalin hubungan tanpa restu orang tua bukanlah hal yang diinginkan setiap pasangan. Saat memutuskan untuk menikah pastilah mereka membutuhkan orang tua sebagai pembimbing dan "guru cinta" untuk menjalani lika-liku kehidupan berumah tangga. Artinya, restu orang tua terhadap hubungan dengan pasangan sangat diharapkan. Kenyataannya, banyak orang tua menolak untuk memberikan restu itu kepada anak dan pasangannya dengan dilandasi berbagai alasan. ... baca selengkapnya »
Untuk Pasangan yang Tidak Mendapatkan Restu dari Orang
Submitted by admin on Thu, 15/02/2007 - 00:00Edisi C3I: e-Konsel 130 - Memilih Pekerjaan
- Libatkanlah Tuhan dalam setiap pergumulan. Carilah kehendak Dia dan pijakan yang kuat dalam firman Allah untuk hubungan Anda. Banyaklah membaca buku rohani untuk membangun karakter masing-masing, terutama dalam mempersiapkan diri menuju pernikahan. ... baca selengkapnya »
Teman Hidup yang Dikenan Allah I
Submitted by admin on Thu, 01/02/2007 - 00:00"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" (2 Korintus 6:14) ... baca selengkapnya »
Makna Kehadiran Anak
Submitted by admin on Tue, 04/07/2006 - 00:00Dialog: Hermanto dan Solaiman
T: Sebenarnya apa makna kehadiran anak dalam perkawinan?
J: Dalam sebuah rumah tangga, sejak awal sejarah manusia sampai sekarang, kehadiran anak adalah berkat istimewa. Kehadiran anak-anak dalam keluarga merupakan sarana pelengkap kepribadian ayah dan ibu (suami-istri) dalam unit keluarga mereka. Jadi, tidak perlu heran kalau rumah tangga yang tidak (belum) mempunyai anak terasa agak sepi.
T: Kalau zaman Adam dan Hawa dulu memang relevan karena manusia lain saat itu belum ada, yang ada di sekeliling mereka adalah berbagai jenis hewan. Akan tetapi zaman kita ini rasanya suami istri yang tidak mempunyai anak pun tidak dapat dikatakan kesepian.
Single Parent's Talk
Submitted by admin on Wed, 01/02/2006 - 00:00Salah satu fenomena yang banyak dijumpai dalam masyarakat kita saat ini adalah keberadaan orang tua tunggal atau yang lazim disebut dengan istilah "single parent". Mereka mengasuh dan membesarkan anak-anak mereka sendiri tanpa bantuan dari pasangannya, baik itu pihak suami maupun isteri. Sepertinya tak mudah untuk menyandang status ini di tengah-tengah masyarakat kita yang masih memandang sebelah mata akan keberadaan mereka. Belum lagi mereka harus menerima cap negatif dari lingkungannya. Lalu mengapa ada sebagian dari orang tua yang memilih untuk menjalani status single parent tersebut? Mari kita melihat kehidupan dari 3 orang ibu yang bersedia mengisahkan seputar kehidupan mereka yang menjalani perannya sebagai single parent -- Mimi Gunawan (45 tahun) bekerja sebagai penjual bunga, Mutiara Yahya (36 tahun) bekerja sebagai sekretaris, dan Hie Sin Meij (36 tahun) seorang ibu rumah tangga. Mereka adalah satu gambaran kecil dari dunia single parent yang menarik untuk kita cermati. ... baca selengkapnya »
Suami Istri: Perlukah Berdoa Bersama?
Submitted by admin on Tue, 17/01/2006 - 07:00Edisi C3I: e-Konsel 104 - Kehidupan Doa Dalam Keluarga
Ibadah!
Orang segera berpikir bahwa kata "ibadah" sangat erat kaitannya dengan kebaktian bersama. Orang yang beribadah biasanya memang berada di rumah kebaktian atau di dalam pertemuan doa. Tetapi ibadah juga dapat dilakukan secara individual, berdua atau juga dalam kehidupan yang nyata, ibadah itu juga dapat dibaca orang lain, melalui praktik iman.
Ibadah!
Secara individual mari kita bicarakan perannya, dalam lingkup suami-istri dan keluarga, dalam ibadah kelompok kecil.
Pertanyaan: Perlukah suami dan istri berdoa bersama-sama?
Kapan Berdoa Bersama ... baca selengkapnya »
Apakah Saya Boleh Berbohong pada Istri Demi Kebaikan?
Submitted by admin on Tue, 13/09/2005 - 00:00Tanya:
Istri saya tidak bisa mengelola uang dengan baik, sehingga berapa saja uang yang kami punya selalu habis dibelanjakan. Padahal saya ingin bisa menabung. Saya ingin gaji saya dapat disisihkan sebagian untuk simpanan dan saya ingin istri saya bisa membuat perencanaan uang dengan baik. Tapi hal itu sering gagal, sehingga saya ingin mencari jalan lain yaitu dengan berbohong pada istri mengenai gaji bulanan saya. Apakah ini dosa?
Jawab:
Dalam membangun komunikasi keluarga yang baik, faktor yang terpentingnya adalah kejujuran. Ketidakjujuran bukan hanya akan mengikis rasa saling percaya namun juga akan mengakibatkan banyak masalah yang berkepanjangan di kemudian hari.
Bagaimana Saya Bisa Mendapatkan Pacar Saya Kembali?
Submitted by admin on Tue, 13/09/2005 - 00:00PERTANYAAN:
Pacar saya memutuskan saya begitu saja dengan alasan orangtua tidak menyutujui hubungan kami. Saya kira memang itu alasannya, tapi