Kebenaran Tunggal untuk Orang Kristen Lajang
- Read more about Kebenaran Tunggal untuk Orang Kristen Lajang
- Log in to post comments
Berstatus lajang di lingkungan Kristen yang injili adalah adalah untuk menjadi berbeda.
Melajang sesungguhnya bukan keadaan yang memalukan atau suatu aib bagi seorang pribadi. Namun, satu hal yang harus diperhatikan, apakah keputusan untuk hidup melajang sudah sesuai dengan prinsip firman Tuhan? Menikah atau tidak menikah, semuanya harus dijalani dengan tujuan untuk memenuhi rencana Allah melalui hidup kita. Artikel-artikel berikut ini kiranya akan semakin memampukan kita untuk memiliki pandangan yang benar sesuai kebenaran Alkitab mengenai panggilan untuk hidup melajang.
Berstatus lajang di lingkungan Kristen yang injili adalah adalah untuk menjadi berbeda.
Sebagai seorang remaja, bagi saya pernikahan yang diadakan di gereja merupakan momen yang amat menggetarkan hati dan dinanti-nanti. Bangku-bangku gereja dihiasi pita dan renda, bunga bertebaran di mana-mana, dan nampan-nampan berisi makanan lezat ditata di atas meja-meja panjang berlapis taplak indah.
Konseling -- sebuah tren yang baru-baru ini muncul dalam lingkungan Kristen -- meliputi segala sesuatu, mulai dari sebuah percakapan beberapa menit sampai pertemuan mingguan selama berbulan-bulan untuk menolong seorang pria atau wanita dalam mengatasi masalah pribadi yang sulit. Sayangnya, tujuan dan sasaran konseling pun telah menjadi lebih luas. Banyak konselor hanya sekadar menolong para konseli untuk menyesuaikan diri dalam masyarakat tanpa memberi pemecahan terhadap masalah-masalah yang lebih dalam.
Definisi Konseling
Ringkasan tanya jawab dengan Pdt. Paul Gunadi Ph.D berikut ini mengajak kita untuk melihat kehidupan seorang lajang dan pergumulan- pergumulan yang dihadapinya. Silakan menyimak, semoga menjadi berkat.
Tanya: Ada banyak faktor yang membuat seseorang itu hidup melajang, bagaimana kita menyikapinya?
Jawab: Yang mesti kita sadari adalah bahwa bagi sebagian dari mereka, hidup lajang bukanlah pilihan. Mereka tidak dengan sadar memilih untuk hidup lajang, tetapi ada sebagian yang memang dengan penuh kesadaran memilih hidup lajang. Cukup banyak di antara mereka yang HIDUP MELAJANG KARENA KEADAAN, alias karena itulah kondisi kehidupan yang harus mereka terima. Jadi, kata kuncinya adalah MENERIMA.