Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

Masalah Rohani

Masalah Rohani

Artikel Tentang Masalah Rohani

Artikel Tentang Masalah Rohani

Mengasihi Sesama Bukti Kasih kepada Allah (Editorial)

Edisi C3I: e-Konsel 230 - Mengasihi Sesama Bukti Kasih kepada Allah

Salam kasih,

Kasih, kata yang sering kita dengar dalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Mengasihi Allah dan sesama merupakan keharusan sebagai murid Kristus. Bahkan di beberapa gereja hukum kasih selalu dibacakan dalam ibadah. Namun, apakah kita sudah menerapkan kasih seperti yang Tuhan ajarkan dalam kehidupan kita sehari-hari? Inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita.

e-Konsel edisi 230 ini, menyajikan artikel tentang "Mengasihi Sesama Manusia". Dapatkan juga referensi bahan-bahan yang berhubungan dengan tema kami bulan ini, pada kolom referensi. Selain itu, kami mengajak Anda menyimak diskusi Sahabat e-Konsel yang kami kutip dari forum ICN. Harapan kami, semoga bahan-bahan yang telah kami sajikan selama sebulan ini, memberkati para pembaca e-Konsel semua. Selamat membaca, Tuhan memberkati.

Pimpinan Redaksi e-Konsel,
Sri Setyawati
< setya(at)in-christ.net > ... baca selengkapnya »

Mengasihi Sesama Bukti Kasih kepada Allah

Salam kasih,

Kasih, kata yang sering kita dengar dalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Mengasihi Allah dan sesama merupakan keharusan sebagai murid Kristus. Bahkan di beberapa gereja hukum kasih selalu dibacakan dalam ibadah. Namun, apakah kita sudah menerapkan kasih seperti yang Tuhan ajarkan dalam kehidupan kita sehari-hari? Inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita. ... baca selengkapnya »

Cara Mengasihi Tuhan

Kadang kita mengalami kesulitan untuk mengasihi Tuhan. Kita tidak tahu cara yang benar untuk mengasihi Tuhan; tetapi Alkitab memberitahukan kepada kita bagaimana harus menunjukkan kasih kepada Tuhan. Menurut Ulangan 6:1-13, ada tiga tip mengasihi Tuhan yang bisa kita lakukan.

1. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati (Ulangan 6:5) ... baca selengkapnya »

Mengasihi Allah Lebih Dalam Lagi

BIMBINGAN ALKITAB: Mengasihi Allah Lebih Dalam Lagi

Ayat Bacaan: Yohanes 21:17

Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan dia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." ... baca selengkapnya »

Kasih kepada Tuhan

Alam dan Kasih Allah

"Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan." (Roma 8:19).

Apakah alam menggambarkan sang Pencipta sebagai Allah kasih? Jika demikian, mengapa dunia penuh dengan perampasan dan pembunuhan? Apakah yang mengatakan sesuatu mengenai hal ini, apakah Alkitab memiliki pernyataan yang berkaitan dengan hal ini? Ujilah dan telusurilah konsep Allah sesuai pernyataan Yesus Kristus tentang Dia, lalu pandanglah hidup ini apa adanya. Anda akan menemukan bahwa Allah, seperti yang dinyatakan di dalam Yesus Kristus, benar-benar bertentangan dengan dunia. Allah adalah satu-satunya yang mau menerima kenyataan bahwa Dia disalahkan; jelas Dia memisahkan diri-Nya dan membiarkan diri-Nya difitnah dan disalahkan; Dia tidak pernah berusaha membalas dendam. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
26 -- 30
Judul Artikel: 
Alam dan Kasih Allah
Judul Buku: 
Kasih Allah: Melihat dari Dekat Hati Allah sebagai Bapa
Pengarang: 
Oswald Chambers
Penerbit: 
Gospel Press
Kota: 
Batam

Memanfaatkan Waktu Libur

Pikirkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dan luangkanlah waktu untuk mendapatkan jawabannya. Apa yang paling berarti bagi Anda tentang liburan? Seperti apa "Hari Ucapan Syukur" dan Natal yang luar biasa bagi Anda? Banyak orang berkata bahwa yang membuat hari libur ini hebat adalah waktu untuk menikmati hubungan dengan keluarga dan teman-teman Anda, waktu untuk berfokus kembali dengan hal-hal yang sangat penting, merayakan kelahiran Yesus, dan melakukan kebaikan untuk orang lain dan seterusnya. ... baca selengkapnya »

Lawatan Ilahi yang Memperbarui

"Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya." (Lukas 1:67-68)

Natal adalah peristiwa ketika Allah melawat umat-Nya. Lawatan ilahi tersebut membawa pembaruan dalam diri orang-orang yang terlibat di dalamnya. Salah satunya, Zakharia.

Siapakah Zakharia? Ia adalah seorang imam, keturunan Harun, seorang dari suku Lewi. Ia berasal dari rombongan Abia. Menurut 1 Tawarikh 24:1-6, para imam dibagi ke dalam 24 rombongan untuk melayani di Bait Allah. Rombongan Abia, rombongannya Zakharia, adalah salah satu dari ke-24 rombongan tersebut (24:10). Setiap rombongan bertugas dua kali dalam setahun, tiap kali selama satu minggu. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
51 -- 56
Judul Buku: 
Harta Karun Natal
Pengarang: 
Sutrisna
Penerbit: 
Penerbit Mitra Pustaka & Literatur Perkantas Jawa Barat
Kota: 
Bandung
Tahun: 
2005
Situs: 

Situs Natal Indonesia < http://natal.sabda.org/ >, Tanggal akses 16 November 2010

Sayap Iman

Setiap tahun, pada waktu Natal, anak-anak bangun di malam hari. Mereka berharap bisa mendengar tapak kaki rusa Natal yang berjingkrak perlahan-lahan di atas atap. Tetapi, anak-anak tidak mudah dibohongi. Ketika usia mereka bertambah, mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis kepada orang dewasa: "Apakah mungkin Sinterklas terbang dalam kereta salju di udara tanpa mesin atau sayap?" Bila seorang anak menanyakannya kepadaku, saya akan menjawab, "Ya!" Ya, memang mungkin bagi seseorang untuk terbang di udara tanpa bantuan. Itu terjadi padaku pada Desember yang lalu. ... baca selengkapnya »

Mengapa Allah Menjadi Manusia?

Pada mulanya adalah Allah. Dan, sebagai Allah, Dia menciptakan.

Ciptaan Allah begitu mengagumkan. Dia menciptakan alam semesta dengan dimensi yang tidak terbatas, dikelilingi bintang-bintang dan galaksi. Ukurannya seimbang dengan kompleksitasnya yang luas, dalam tarian atom dan molekul yang rumit. Komposisi seni, warna, suara, dan keheningan menggambarkan kebesaran kuasa dan kasih-Nya. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Why Did God Become A Man?
Judul Buku: 
Why the Nativity?
Kota: 
Illinois
Tahun: 
2006

Komentar


Syndicate content