Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

Masalah Rohani

Masalah Rohani

Artikel Tentang Masalah Rohani

Artikel Tentang Masalah Rohani

The Passion Of Christ

Edisi C3I: e-Konsel 289 - Kebangkitan Yesus

Ulasan Buku : The Passion Of Christ
Judul buku : The Passion Of Christ
Judul asli : The Passion Of Christ
Penulis/Penyusun : Martin R. De Haan II
Penerjemah : Ellen Hanafi
Editor : --
Penerbit : Yayasan Gloria, Yogyakarta 2005
Ukuran buku : 11,6 x 15 cm
Tebal : 70 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --

Buku "The Passion of Christ" karya Martin R. De Haan II ini berisi delapan renungan singkat seputar sengsara Kristus. Penulis berusaha agar pembaca bisa merenungkan arti saat-saat sengsara Kristus menjelang kematian-Nya. Para malaikat surgawi pun pasti tertegun ketika Tuhan semesta alam mengalami penderitaan yang jauh lebih besar ketimbang yang dapat digambarkan dalam film layar lebar atau peragaan ulang mana pun. Renungan-renungan dalam buku ini dapat membawa hati kita tidak hanya pada rasa takjub yang penuh haru, tetapi juga rasa syukur di sepanjang hidup ini. ... baca selengkapnya »

Kubur Kosong

Edisi C3I: e-Konsel 289 - Kebangkitan Yesus

Hari Sabat telah berakhir dan sahabat-sahabat Yesus sekarang dapat mengunjungi kubur itu. Menjelang fajar menyingsing pada hari pertama minggu itu, perempuan-perempuan yang telah melihat Yusuf dan Nikodemus menguburkan Yesus datang kembali untuk mengurapi tubuh-Nya. ... baca selengkapnya »

Alasan Mengapa Kristus Menderita dan Mati

UNTUK MENANGGUNG MURKA ALLAH

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13)

Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian (propisiasi) karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. (Roma 3:25) ... baca selengkapnya »

Wujud Cinta Sejati Adalah Rela Berkorban

Oleh: Mual Situmeang (Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010)

Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Konsep cinta dan pengorbanan adalah dua kesatuan yang tak terpisahkan. Wujud cinta sejati adalah rela berkorban. Bagaimana manusia menyatakan kasih yang sejati adalah dengan pengorbanannya sepenuh hati dan tanpa paksaan. Sepanjang sejarah manusia banyak contoh mengenai cinta dan pengorbanan manusia sebagai wahyu umum tentang kesejatian cinta. Misalnya, cinta tanah air dengan mengorbankan jiwa raganya membela negara, cinta keluarga dan sesama manusia bisa juga mengorbankan segalanya demi cintanya rela memberikan sebagin anggota tubuhnya untuk kehidupan orang lain, dsb. ... baca selengkapnya »

Yesus Mati Supaya Manusia Hidup

Oleh: Ryo Yusak (Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2011)

Filipi 2:8; "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."

Pengorbanan membawa maksud "merelakan diri untuk melakukan sesuatu tanpa adanya paksaan”. Dalam rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari kematian akibat dosa sejak kejatuhan Adam maka satu hal yang sebenarnya tidak terpikir oleh manusia ialah karya Allah dalam mengaruniakan Anak Tunggal-Nya Yesus Kristus menjadi manusia untuk menggenapi rencana agung-Nya, yaitu keselamatan. ... baca selengkapnya »

Bukti-Bukti Pengorbanan Yesus

Edisi C3I: e-Konsel 288 - Pengorbanan Yesus

Pengorbanan Yesus di atas kayu salib adalah bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan atau kecelakaan. Namun, hal ini telah direncanakan sebelumnya oleh Allah Tritunggal dalam kekekalan. Bahkan, pengorbanan Yesus juga dapat dibuktikan kebenarannya. Dalam Perjanjian Lama, bukti tentang kelahiran Yesus (Yesaya 7:14; Mikha 5:2), kehidupan (Yesaya 40:3; 61:1) dan bahkan kematian-Nya (Mazmur 22; Yesaya 52-53) dijelaskan dalam nubuat-nubuat maupun ibarat. ... baca selengkapnya »

Prinsip-Prinsip Salib

Edisi C3I: e-Konsel 287 - Berita Tentang Salib

Bagaimana Allah menggenapi penyelamatan atas manusia? Apa yang Dia lihat pada salib penghukuman yang kejam itu? Apa yang terjadi tatkala Putra-Nya yang tunggal dan amat dikasihi-Nya itu mencucurkan darah, bergumul, berseru, "Sudah selesai," dan kemudian menyerahkan nyawa-Nya? ... baca selengkapnya »

Refleksi Alkitabiah

Edisi C3I: e-Konsel 284 - Hubungan Pacaran/Tunangan

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Bahan: Kejadian 24:1-67

Berikut ini adalah asas-asas pemilihan pasangan hidup yang bisa kita ambil dari Kejadian 24:1-67.

a. Kehendak Allah

Langkah pertama yang dilakukan dalam pemilihan pasangan ialah menyerahkan seluruhnya kepada Tuhan. Jangan menyerahkan setengah-setengah, tetapi seluruhnya. Allahlah yang empunya segala sesuatu, termasuk memilih pasangan hidup. Bila hal ini tidak dilakukan sesuai kehendak Allah, tidak mungkin berakhir dengan baik. Kehendak Allah haruslah menjadi asas yang paling utama dalam memilih calon istri/suami. Asas ini harus melebihi asas lainnya, termasuk alasan cinta. ... baca selengkapnya »

Kasih dan Pengampunan

Edisi C3I: e-Konsel 281 - Kasih untuk Mengampuni

Seluruh hukum agama tersimpul dalam perintah yang satu ini, "Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri." (Galatia 5:14, BIS) ... baca selengkapnya »

Kasih Tanpa Syarat

Edisi C3I: e-Konsel 279 - Kasih Kristiani

Diringkas oleh: Sri Setyawati

G.K. Chesterson, seorang penulis dan jurnalis, mengatakan bahwa tujuan utama pendidikan bukanlah mempelajari sesuatu, melainkan belajar meninggalkan sesuatu. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content