Editorial
- Read more about Editorial
- Log in to post comments
Keterlibatan seorang hamba Tuhan (pendeta) dalam pelayanan konseling merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Ketika seorang jemaat
Situs C3I
Keterlibatan seorang hamba Tuhan (pendeta) dalam pelayanan konseling merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Ketika seorang jemaat
Definisi:
Pastoral Konseling adalah hubungan timbal balik (interpersonal relationaship) antara hamba Tuhan (pendeta, penginjil, dsb.) sebagai konselor dengan konselenya (klien, orang yang minta bimbingan), dalam mana konselor mencoba membimbing konselenya ke dalam suatu suasana percakapan konseling yang ideal (condusive atmosphere) yang memungkinkan konsele itu betul-betul dapat mengenal dan mengerti apa yang sedang terjadi pada dirinya sendiri, persoalannya, kondisi hidupnya di mana ia berada, dsb; sehingga ia mampu melihat tujuan hidupnya dalam relasi dan tanggung jawabnya pada Tuhan dan mencoba mencapai tujuan itu dengan takaran, kekuatan dan kemampuan seperti yang sudah diberikan Tuhan kepadanya.
Alasan utama hamba Tuhan untuk mengembangkan 'skill' dan disiplin dalam konseling bukanlah untuk menjadikan dia "Professional
Kehidupan itu berselang-seling antara masa tenang, masa stres, dan masa krisis. Sebagian besar orang berpikir bahwa kehidupan merupakan suatu irama yang berkesinambungan dari badai krisis menuju ketenangan dan kembali lagi kepada krisis yang lain. Saudara telah mengetahui ciri-ciri krisis yang perlu dipecahkan dalam suatu waktu tertentu. Tetapi stres adalah suatu keadaan yang berbeda dengan krisis. Stres dapat dilihat pada diri seorang ahli bedah yang sedang melakukan pembedahan otak atau pada seorang ibu yang sedang mempersiapkan tiga anaknya untuk ke sekolah. Tingkat stres yang wajar diperlukan untuk mendorong kita maju dalam hidup dan untuk menyelesaikan berbagai hal.
Dari: <Herodion@>
>Salam Damai Sejahtera,
>Terima kasih atas kiriman e-Konsel Edisi 024, apakah saya bisa
Kehidupan itu berselang-seling antara masa tenang, masa stres, dan masa krisis. Sebagian besar orang berpikir bahwa kehidupan merupakan
Kebanyakan dari kita mempunyai cara sendiri-sendiri dalam menghadapi stres. Tentunya reaksi kita bergantung pada kebudayaan, latar
Dari: robby tarigan <rby_ministries@>
>Tolong kalau bisa keluarkan edisi yang mendatang dengan artikel