Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

Masalah Tidak Percaya Diri

Masalah Tidak Percaya Diri

Kepercayaan Diri

Edisi C3I: e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

Ada dua aspek besar di dalam kepercayaan diri. Aspek diri itu sendiri. Yang dimaksud diri bukan hanya tubuh jasmani, namun yang lebih penting lagi adalah substansi dari diri kita. Yaitu siapa kita menurut pandangan kita dan juga yang terpenting adalah memunyai suatu kekuatan dari dalam diri kita sehingga saat kita mengarungi hidup, kita tidak merasa sebagai orang yang tersesat, terkatung-katung tanpa arah, sebab kita memunyai substansi atau suatu isi dari dalam diri kita. Aspek memercayai diri. Jadi

Ada dua aspek besar di dalam kepercayaan diri.

  1. Aspek diri itu sendiri.
    Yang dimaksud diri bukan hanya tubuh jasmani, namun yang lebih penting lagi adalah substansi dari diri kita. Yaitu siapa kita menurut pandangan kita dan juga yang terpenting adalah memunyai suatu kekuatan dari dalam diri kita sehingga saat kita mengarungi hidup, kita tidak merasa sebagai orang yang tersesat, terkatung-katung tanpa arah, sebab kita memunyai substansi atau suatu isi dari dalam diri kita.

  2. Sumber
    Judul Artikel: 
    TELAGA - kaset No. T014B (e-Konsel Edisi 164)

Memperkuat Rasa Percaya Diri

Edisi C3I: e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

Tuhan berfirman kepada Yosua: "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi." (Yosua 1:9) Menurut Samuel Johnson, "Percaya diri merupakan syarat utama untuk pekerjaan yang besar." Hal ini berlaku baik untuk non-Kristen maupun orang Kristen sendiri, namun apa yang dibutuhkan orang Kristen mungkin lebih dari itu, yaitu rasa percaya kepada Tuhan. Pendapat lain

Tuhan berfirman kepada Yosua: "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi." (Yosua 1:9) ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Strengthen Your Self-Confidence

Kemuliaan Kristus: Kepercayaan Diri Orang Kristen

Edisi C3I: e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

Apakah percaya diri itu? Bagaimana bentuk percaya diri itu dalam diri manusia? Bagaimana pemahaman akan kasih Allah memengaruhi kepercayaan diri kita? Percaya diri adalah apa yang Anda rasakan mengenai diri Anda sendiri. Bila Anda merasa sangat menyukai diri Anda dan merasa bahwa Anda adalah orang yang baik, maka harga diri Anda tinggi. Bila Anda sangat tidak menyukai diri Anda, berarti harga diri Anda rendah. Bagi orang Kristen, arti percaya diri adalah siapakah kita di dalam Kristus. Karena kepercayaan

Edisi C3I: e-Konsel 164 - Masalah Tidak Percaya Diri

Salam dalam kasih Kristus, Dalam sebuah iklan produk kosmetik, diceritakan tentang seorang gadis yang tiba-tiba menjadi tidak percaya diri karena bau tidak sedap yang muncul dari badannya. Iklan itu memberi solusi bahwa bau badan itu bisa diatasi dengan menggunakan penyegar tubuh yang ditawarkan. Selanjutnya dalam iklan itu ditampilkan gadis tersebut menjadi percaya diri setelah menggunakan produk yang ditawarkan dalam iklan tersebut. Tontonan itu seolah ingin menyampaikan pesan bahwa sangatlah

Komentar


Syndicate content