Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Maret 2016 -- Mendampingi Lansia

Fokus C3I Maret 2016 -- Mendampingi Lansia

Menjadi tua mungkin adalah sesuatu yang tidak terlalu menyenangkan bagi banyak orang. Selain kelemahan fisik dan mengalami kemunduran dalam berbagai hal, menjadi tua juga berarti adalah membutuhkan banyak pertolongan dari orang lain. Allah mengasihi para lansia. Karena itu, mari kita juga memberikan pelayanan yang terbaik kepada para orang tua yang ada di dalam kehidupan kita. Simak artikel-artikel Fokus C3I pada bulan Maret ini untuk membantu Anda dalam memahami kondisi dan kehidupan lansia.

Menjadi tua mungkin adalah sesuatu yang tidak terlalu menyenangkan bagi banyak orang. Selain kelemahan fisik dan mengalami kemunduran dalam berbagai hal, menjadi tua juga berarti adalah membutuhkan banyak pertolongan dari orang lain. Allah mengasihi para lansia. Karena itu, mari kita juga memberikan pelayanan yang terbaik kepada para orang tua yang ada di dalam kehidupan kita. Simak artikel-artikel Fokus C3I pada bulan Maret ini untuk membantu Anda dalam memahami kondisi dan kehidupan lansia.

Menangani Orang Tua yang Menuntut

Edisi C3I: e-Konsel 366 - Mendampingi Lansia

Untuk memperoleh semacam kepuasan dalam relasi dengan orang tua Anda yang sulit dan berusia lanjut, Anda perlu "kejam" dalam tindakan dan penuh kasih sayang dalam sikap Anda. ... baca selengkapnya »

Siapakah yang Harus Mendampingi Orang yang Akan Meninggal?

Edisi C3I: e-Konsel 270 - Percakapan Pastoral Menjelang Kematian

Orang tua kerap membebankan pendidikan agama anak-anak kepada gereja serta sekolah. Mereka kurang menyadari bahwa pendidikan agama yang paling utama adalah di dalam keluarga dan harus diawali dalam keluarga. Begitu juga dengan rawatan iman bagi orang-orang yang akan meninggal. Hal ini kerap kali dibebankan pada gereja, padahal kita semua terpanggil untuk menjadi pemberita Injil bagi mereka. ... baca selengkapnya »

Tolong, Saya Bertambah Tua!

Edisi C3I: e-Konsel 127 - Para Lanjut Usia

Usia tua sering dipandang sebagai masa yang tidak produktif dan tidak berguna. Bob Buford, pendiri Jaringan Kepemimpinan, menuliskan dalam bukunya bahwa usia produktif seseorang hanyalah pada empat dekade pertama kehidupannya sedangkan sisanya adalah masa-masa kemunduran diri. Namun, pandangan ini berbeda sekali dengan Alkitab. Mazmur 92:13-15 menyatakan bahwa pada usia lanjut sekalipun, manusia tetap dapat Allah pakai untuk menyatakan kebenaran-Nya.

Pertanyaan "Mengapa"

Mengapa kita menjadi tua? Mungkin itulah pertanyaan yang sering muncul. Tak seorang pun akan bertambah muda. Seiring pertambahan usia, perubahan fisik pun mulai muncul.

Sumber
Halaman: 
19 -- 28
Judul Artikel: 
Hidup Prima di Usia Senja
Penerbit: 
Yayasan Andi, Yogyakarta 2001

Komentar


Syndicate content