Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Februari 2013 - Membagikan Kasih Kristus

Fokus C3I Februari 2013 - Membagikan Kasih Kristus

Allah sudah menyatakan dalam firman-Nya bahwa betapa Dia sangat mengasihi kita. Oleh karena itu, Allah mengaruniakan anak-Nya yang Tunggal agar setiap orang percaya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebagai orang-orang yang dikasihi, marilah kita juga membagikan kasih yang kita terima kepada sesama kita. Khususnya, bagi konseli yang kita layani. Kiranya, setiap orang yang kita tolong dalam merasakan pula kasih Kristus dalam hidup mereka.

Fokus bulan Februari ini secara khusus menghadirkan bahan-bahan konseling yang bertema "Kasih". Kami rindu, setiap pengunjung C3I merenungkan kembali kasih yang telah Tuhan berikan kepada kita dan menikmatinya bersama saudara-saudara yang lain. Biarlah kasih Kristus menjadi landasan dan motivasi kita dalam membagikan kasih-Nya kepada keluarga, teman-teman, maupun orang-orang di sekitar kita. Pastikan kasih Kristus terus mengalir kepada banyak orang melalui kita!

Allah sudah menyatakan dalam firman-Nya bahwa betapa Dia sangat mengasihi kita. Oleh karena itu, Allah mengaruniakan anak-Nya yang Tunggal agar setiap orang percaya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebagai orang-orang yang dikasihi, marilah kita juga membagikan kasih yang kita terima kepada sesama kita. Khususnya, bagi konseli yang kita layani. Kiranya, setiap orang yang kita tolong dalam merasakan pula kasih Kristus dalam hidup mereka.

Fokus bulan Februari ini secara khusus menghadirkan bahan-bahan konseling yang bertema "Kasih". Kami rindu, setiap pengunjung C3I merenungkan kembali kasih yang telah Tuhan berikan kepada kita dan menikmatinya bersama saudara-saudara yang lain. Biarlah kasih Kristus menjadi landasan dan motivasi kita dalam membagikan kasih-Nya kepada keluarga, teman-teman, maupun orang-orang di sekitar kita. Pastikan kasih Kristus terus mengalir kepada banyak orang melalui kita!

Mengasihi Sesama Manusia

Salah satu tindakan nyata dari mengasihi Allah adalah mengasihi sesama. Rasul Yohanes mencatat bahwa seseorang tidak dapat berkata ia mengasihi Allah jika ia tidak mengasihi saudaranya (1 Yohanes 4:19-21). ... baca selengkapnya »

Kasih Tanpa Syarat Kepada Anak

Edisi C3I: e-Konsel 301 - Anak yang Sulit Memberi Perhatian

Maukah Anda mengasihi anak Anda tanpa syarat? Itu berarti kasih Anda tidak bergantung pada apa yang mereka lakukan. Kasih Anda kepada anak tidak lenyap hanya karena Anda marah terhadap kelakuan atau sikap mereka.

Kasih dengan syarat adalah kasih yang menguasai dan memanipulasi. "Aku mengasihimu bila ...." Kasih Allah (Agape) berkata, "Aku selalu mengasihimu."

Kasih yang tanpa syarat mengusahakan yang terbaik bagi si anak. Kasih itu tidak egois, tidak mengharapkan balasan. Bila kita mengasihi untuk memperoleh balasan berupa sesuatu, berarti kita sedang memanipulasi dan mencoba menguasai anak. ... baca selengkapnya »

Kasih yang Sejati

Edisi C3I: e-Konsel 281 - Kasih untuk Mengampuni

Semua orang bisa mencintai; yang membedakan satu dengan yang lain adalah bagaimana kita mencintai. Amnon pun mencintai Tamar, adik tirinya, namun setelah ia memperkosanya, cintanya terhadap Tamar lenyap, "... bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu daripada cinta yang dirasakannya sebelumnya." (2 Samuel 13:15) ... baca selengkapnya »

Kasih dan Pengampunan

Edisi C3I: e-Konsel 281 - Kasih untuk Mengampuni

Seluruh hukum agama tersimpul dalam perintah yang satu ini, "Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri." (Galatia 5:14 BIS)

Pusat dari ajaran kekristenan dan pelayanan Yesus adalah sebuah pandangan yang sederhana -- kasih untuk diri kita sendiri dan orang lain adalah suatu hal yang harus betul-betul kita sadari sebagai anak-anak Allah. Alkitab meneguhkan fakta sederhana ini berulang-ulang, dan bahkan beberapa dari antara kita merasa tertantang ketika mencoba menaati hukum yang paling mendasar ini. Bagaimana kita seharusnya mengasihi sesama kita, seperti diri kita sendiri? ... baca selengkapnya »

Menerima dan Memberikan Kasih Allah

Kasih Allah adalah motivasi utama bagi pertumbuhan dan perubahan. Menerima kasih Allah dan menaati "hukum yang terutama" (Matius 222:36) adalah landasan utama dalam bimbingan maupun konseling.

Dalam bimbingan/konseling, kasih Allah menjadi kunci pertolongan dan kekuatan. Kasih Allah menjadi alasan kita mengasihi Allah. Jika kita meminta konseli kita untuk mengasihi Allah tanpa kita memercayai dan menerima kasih Allah, konseli kita mungkin akan jatuh ke dalam kedagingan. Ia berusaha mengasihi Allah supaya Allah mengasihinya. Kasih Allah yang diberikan dengan berbagai cara dan ditunjukkan secara dramatis melalui pengorbanan Kristus, menembus kegelapan ketidakpercayaan. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content