Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Tanya-Jawab

Tanya-Jawab

Tanya-Jawab

Tanya-Jawab

Masalah Orang Tua dan Remaja

Remaja adalah masa yang sedang mengalami pergolakan dan disinilah orangtua harus mengarahkan remaja pada rel yang telah ditetapkan.

GS: Gunawan Santoso (Lembaga Bina Keluarga Kristen)
PG: Pdt. Paul Gunadi
WL:Wulan, S.Th.

Makanan Pantangan bagi Anak Autis

Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal (http://id.wikipedia.org/). Oleh karena adanya beberapa faktor penyebab terjadinya autisme, penanganan untuk autisme pun bisa ditempuh dengan beberapa cara: secara medis dan pengaturan pola makan. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Pantangan Buat Anak Autis

Prinsip Utama Mendisiplin Anak Didik

Edisi C3I: e-Konsel 295 - Bimbingan Konseling dan Orang Tua

Guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah adalah pihak yang banyak memberi kontribusi positif bagi anak didik. Selain itu, mereka juga menjadi mitra orang tua dalam mendidik anak dan membentuk kepribadian anak, khususnya ketika anak-anak kita berada di sekolah. Sebagai pihak yang dipercaya orang tua/wali murid, tanggung jawab guru BK tentu tidak kecil. Berikut ini ada sebuah pertanyaan terkait dengan bagaimana seorang guru BK menjalankan fungsinya sebagai mitra orang tua.

Tanya: Prinsip-prinsip apa saja yang harus dilakukan oleh seorang guru BK untuk mendidik para siswa? Dan, sebagai mitra orang tua, bagaimanakah guru BK seharusnya menempatkan orang tua murid sebagai mitranya? ... baca selengkapnya »

Pinjaman Konsolidasi, Perlu Tidak?

Tanya:

Apakah Pinjaman Konsolidasi itu Selalu Keliru?

Jawab:

Salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan dalam konseling adalah, "Haruskah kami mengonsolidasikan?" Jadi pertanyaan logis yang perlu diajukan oleh umat Kristiani adalah, "Apakah salah, mengonsolidasikan?"

Jawabannya adalah belum tentu. Tetapi ada masalah-masalah hakiki yang harus diatasi sebelum pinjaman konsolidasi itu layak dipertimbangkan. ... baca selengkapnya »

Bagaimanakah Meningkatkan Proses Belajar?

Tanya:
Bagaimanakah meningkatkan proses belajar?

Jawab:

  1. Belajar dapat ditingkatkan dengan jalan menolong murid menemukan apa yang ia ingin pelajari atau apa yang ia butuhkan.
  2. Guru dapat menantang murid untuk menuliskan apa yang ia ingin pelajari atau bertanya mengenai persoalan apa yang ingin dipecahkannya. Guru dapat pula memeriksa apakah pelajarannya cocok dengan keperluan murid. Memberikan ujian adalah salah satu cara terbaik untuk mengetahui apa yang perlu dipelajari oleh murid.

Sumber
Halaman: 
131 -- 133
Bab: 
Apakah yang Telah Dikatakan oleh Buku Ini? (A Primer for Teachers and Leaders)
Judul Buku: 
Metode Membimbing Orang Belajar
Pengarang: 
Leroy Ford
Penerbit: 
Lembaga Literatur Baptis
Kota: 
Bandung
Tahun: 
1987

Haruskah Seluruh Perselingkuhan Diakui?

Tanya:

Haruskah saya mengakui ketidakbijaksanaan saya ini kepada pasangan saya? ... baca selengkapnya »

Mengapa Harus Menikah dengan Orang Percaya?

Tanya:

Mengapa orang harus meributkan apakah pasangan hidup saya seorang percaya atau bukan? ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
5 -- 6
Bab: 
Bagaimana Memilih Pasangan Hidup?
Judul Artikel: 
Pilih yang Seiman
Judul Buku: 
Seri Mutiara Iman -- Bagaimana Memilih Pasangan Hidup?
Pengarang: 
Martin R. De Haan
Penerbit: 
Yayasan Gloria
Tahun: 
1996

Bagaimana Menyampaikan Evaluasi Kerja Karyawan dengan Bijak?

Edisi C3I: e-Konsel 278 - Komunikasi dalam Tim Kerja

Disadur oleh: Sri Setyawati

Memecat karyawan atau mengatakan evaluasi karyawan/bawahan kita terkadang tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi jika karyawan tersebut sudah lama bekerja dengan kita. Walaupun begitu, membiarkan karyawan bekerja semaunya dan bekerja tidak optimal pun tidak seharusnya kita lakukan, bukan? Lalu bagaimana cara mengomunikasikannya?

Tanya: Bagaimana cara menyampaikan evaluasi kerja karyawan/bawahan dengan bijak? ... baca selengkapnya »

Konflik di Tempat Kerja: Bagaimana Menghadapi "Penyiksa" di Tempat Kerja

Tanya:

Kira-kira 4,5 tahun belakangan, saya dijadikan sasaran untuk "dijadikan karyawan yang terlihat buruk" karena saya melakukan pekerjaan yang diserahkan kepada saya dengan senang hati dan jiwa seorang hamba. Akibatnya, tiga dari lima wanita yang bekerja dengan saya benar-benar berhenti berbicara dengan saya. Saya terus membantu mereka dengan berbagai cara yang bisa saya lakukan. Salah satu dari ketiga wanita itu akhirnya dipindah karena pengurangan karyawan, dia mulai kembali berbicara dengan saya dan bahkan meminta bantuan saya meskipun dia ada di bagian yang berbeda. Alasan lain sehingga saya menjadi sasaran adalah saya merahasiakan kehidupan pribadi saya untuk saya sendiri. Salah satu dari ketiga wanita tadi kabarnya diberi tahu bahwa dia bisa mengambil pekerjaan saya, atasan saya bahkan memberi tahu saya mungkin saya ingin mencari pekerjaan lain, dan bahwa dia ingin menjadi seperti saya. Dua wanita lainnya menyimpan informasi yang penting bagi saya agar saya tidak dapat melakukan tugas saya dengan benar dan terkadang saya "dijebak" untuk mengetahui cara saya merespons. Oleh kemurahan Allah, saya dapat melewati hari demi hari. Atasan saya menyuruh saya berkata, "Saya meminta maaf dan memang semuanya salah saya." Saya bertanya, apa yang telah saya lakukan, dan dia berkata bahwa tidak ada masalah. Mereka mengucapkan hal-hal yang tidak benar tentang karakter saya dan dua rekan wanita di bagian saya tersebut hanya berbicara dengan saya jika dua orang yang lainnya tidak ada. Apa lagi yang dapat saya lakukan? ... baca selengkapnya »

Umat Manusia dan Tujuan Hidup Ini

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada." (Matius 6:19-21) ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content