Materi Konseling

Konseling untuk Orang yang Masih Lajang

"Melajang seringkali dipandang sebagai hal yang tidak biasa, kurang beruntung, tidak alami dan bahkan tidak diinginkan," ungkap seorang penulis artikel yang antusias. Lalu penulis itu melanjutkan bahwa pandangan itu sekarang telah berubah. Hidup melajang "bukan lagi merupakan cacat sosial". Pada kenyataannya, orang-orang yang masih lajang menikmati penerimaan sosial yang jauh lebih besar daripada sebelumnya .... Pernyataan hidup melajang telah dijunjung sejajar dengan pernyataan pernikahan, menjadikan status pernikahan murni sebagai masalah pilihan pribadi.

Baca Selengkapnya

Ketrampilan Konseling I

KETRAMPILAN-KETRAMPILAN KONSELOR KRISTEN

Ada beragam jenis ketrampilan yang harus dikembangkan seorang konselor Kristen kalau dia mau melayani para kliennya. Kemampuan- kemampuan tersebut diperlukan dalam keseluruhan proses konseling -- sejak dari pertemuan awal sampai kepada pemecahan final dari permasalahan. Dalam bab ini kita akan membahas tentang beberapa ketrampilan ini. Secara berkala konselor harus mengevaluasi bagaimana kemampuannya dalam setiap bidang ketrampilan tersebut. Seringkali ada manfaatnya memiliki seorang rekan yang membantu dalam evaluasi ini.

Baca Selengkapnya

Bentuk-Bentuk Konseling Kristen

Dr. Gary R. Collins, Ph.D., dalam bukunya yang berjudul Konseling yang Efektif, menuliskan: "Ahli-ahli konseling menyimpulkan, bahwa ada beberapa macam bentuk konseling Kristen. Dengan setiap konsele, kita dapat menggunakan satu atau lebih dari bentuk-bentuk konseling di bawah ini:

  1. Supportive-Konseling

  2. Confrontational-Konseling

  3. Educative-Konseling

  4. Spiritual-Konseling

  5. Group-Konseling

  6. Informal-Konseling

  7. Preventive-Konseling."

  1. SUPPORTIVE-KONSELING

Baca Selengkapnya

Lima Fase dalam Menghadapi Kematian

Artikel berikut ini membahas tentang lima fase (langkah-langkah) yang pasti akan dihadapi oleh orang yang mengalami kedukaan atau "Grief" apapun, dan khususnya oleh orang yang sedang menghadapi kematian. Fase-fase tersebut biasa disebut: DABDA (Denial, Anger, Bargaining, Depression, Acceptance). Dengan mengetahui fase-fase ini, konselor dan konsele akan lebih mudah memahami keadaannya dan bisa saling membantu dalam melewati fase-fase ini.

LIMA FASE DALAM MENGHADAPI KEMATIAN

Baca Selengkapnya

Memulai Proses Konseling

Bagi mereka yang berkecimpung dalam profesi menolong orang lain, ada kecenderungan alamiah untuk terlalu terbenam dalam upaya menolong orang. Mereka melaksanakan tugas mereka dengan keyakinan bahwa mereka harus berusaha memecahkan setiap masalah klien dan memberi kepastian hidup bagi orang-orang yang mencari pertolongan mereka. Keyakinan dan sikap ini tidak begitu bermanfaat sebab dapat sangat membebani si penolong. Sikap ini juga meremehkan posisi klien karena ia terpaksa merasa harus ditolong sepenuhnya. Lebih baik berpandangan bahwa orang-orang yang bermasalah tidak butuh mendapatkan "kepastian". Demikian juga tidak selalu bahwa mereka menginginkan masalah-masalah mereka dipecahkan.

Baca Selengkapnya

Memahami Soal Pembimbingan

Susan berusia 50 tahunan. Ia telah mengalami suatu hambatan pertumbuhan pada masa kecil yang akan terus mempengaruhinya selama sisa hidupnya. Namun Tuhan telah menemukannya secara ajaib dalam pergumulan-pergumulannya dan mengubah kekalahan menjadi kemenangan. Kini ia ingin mengubah pengalamannya menjadi sebuah podium untuk pelayanan supaya ia dapat membantu orang lain yang mengalami masalah yang sama. Bagaimana caranya agar ia dapat melakukan itu? Setelah menghadiri sebuah lokakarya mengenai pembimbingan Susan bertanya, "Di manakah saya dapat menemukan seseorang yang dapat saya beri pertanggungjawaban, dan dapat membantu saya bertumbuh pada tahap kehidupan saya saat ini? Kenalkan saya pada seseorang yang dapat membimbing saya?"

Baca Selengkapnya