Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

buku

Waktu dan Hati yang Bijaksana

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian hingga kami beroleh hati yang bijaksana. (Mazmur 90: 12).

Manusia memerlukan dua hal yang penting yaitu otak yang pintar dan hati yang bijaksana. Namun seringkali lebih banyak orang menuntut otak yang pintar daripada hati yang bijak. Kepandaian dan pengetahuan dalam otak dan bijaksana dalam hati berbeda sekali. Musa menulis mazmur diatas dengan suatu kerinduan untuk memiliki hati yang bijaksana dalam mengisi hidupnya didalam ruang dan waktu yang sangat singkat. Musa lebih mengutamakan hati yang bijaksana. Musa adalah seorang yang memiliki kepandaian dan pengetahuan didalam otaknya yang ia peroleh selama `sekolah" dan "kuliah" di Mesir. ... baca selengkapnya »

Tahap-Tahap Latihan Praktis Konseling

Edisi C3I: e-konsel 267 - Tanggung Jawab Konseling Pastoral

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Salah satu pelayanan yang harus ada di dalam gereja adalah konseling pastoral. Untuk memberikan pelayanan konseling pastoral yang benar dan terarah sesuai kebenaran Alkitab, konselor pastoral perlu memiliki teori-teori konseling dan psikologi, sekaligus latihan-latihan praktis. Berikut ini adalah tahap-tahap dalam latihan praktis konseling. ... baca selengkapnya »

Mandat Konseling Pastoral

Edisi C3I: e-konsel 267 - Tanggung Jawab Konseling Pastoral

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Mandat pelayanan konseling pastoral adalah "sustaining", artinya menunjang, mendukung, menguatkan. Di gereja, gembala merupakan kawan sekerja Allah dalam melakukan konseling pastoral. Salah satu tugas seorang gembala dalam konseling pastoral adalah menguatkan (Yehezkiel 34:16 dan Matius 4:23).

Istilah konseling diambil dari kata "counselor" (Bahasa Inggris). Dalam 1 Tawarikh 27:32, konselor berarti "Penasihat"; sedangkan dalam Yesaya 9:5 berarti "Penolong, Penghibur, dan Penasihat". Sesudah Perang Saudara di Amerika, akhir abad ke-19, konselor yang awalnya diartikan sebagai penasihat dalam bidang hukum, selanjutnya diartikan sebagai penolong klien lewat pendekatan psikologis dan psikiatri. ... baca selengkapnya »

Berkencan

Edisi C3I: e-konsel 264 - Relasi Kaum Muda

Bagaimana seharusnya sikap saya tentang berkencan? [1] Ada orang Kristen yang berpikir bahwa berkencan dengan orang yang belum percaya merupakan tindakan yang bodoh, karena berkencan itu dapat menjurus kepada pernikahan. Selain itu, orang yang belum percaya, cenderung memiliki standar-standar moral yang lebih rendah daripada yang diinginkan Allah bagi Anda. Silakan Anda memutuskan sendiri persoalan ini, tetapi camkanlah hal-hal yang berikut ini. ... baca selengkapnya »

Menerima Nasihat (e-Konsel edisi 263)

Edisi C3I: e-konsel 263 - Pentingnya Nasihat untuk Anak Muda

Kitab Amsal menekankan pentingnya mendengarkan nasihat dalam keputusan-keputusan penting. Kitab Amsal disusun sebagai kitab nasihat dari orang tua atau orang berhikmat kepada anaknya, baik laki-laki maupun perempuan, atau orang muda lainnya (Amsal 1:8, 10; 2:1; 3:1; dll.). Perlunya mencari dan mendengarkan pertimbangan atau nasihat yang bijak dalam beberapa cara merupakan satu-satunya pesan dalam kitab itu. Sebaliknya, mengabaikan nasihat orang berhikmat adalah hal yang sangat berdosa (Amsal 1:22-27).

Orang yang mencari nasihat dikontraskan dengan mereka yang menolak nasihat. "Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak." (Amsal 12:15) "Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat." (Amsal 13:10) ... baca selengkapnya »

Perkembangan Masa Dewasa

Edisi C3I: e-konsel 262 - Masa Dewasa/Muda

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Dalam studi psikologi perkembangan kontemporer atau perkembangan rentang hidup, wilayah pembahasannya tidak terbatas pada perubahan perkembangan selama masa anak-anak dan remaja saja, tetapi juga masa dewasa, tua, hingga meninggal dunia. Hal ini dikarenakan perkembangan manusia tidak akan berakhir, tetapi terus berkesinambungan. Perubahan-perubahan badaniah yang terjadi sepanjang hidup, memengaruhi sikap, proses kognitif, dan perilaku individu. Hal ini berarti bahwa permasalahan yang harus diatasi juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu sepanjang rentang kehidupan. ... baca selengkapnya »

Pengajaran Alkitab Tentang Menangani Kritik

Edisi C3I: e-konsel 261 - Kritik

Pengajaran Alkitab tentang menangani kritik bagi beberapa orang akan lebih berarti daripada yang lain. Anda dan saya sama-sama pernah mendapatkan kritik, baik dari pasangan, atasan, teman sebaya, anggota keluarga, tetangga, dll.. Beberapa orang, mungkin Anda salah satunya, lebih tahan terhadap kritik daripada orang lain. Saya heran bagaimana para politikus mampu mengatasi perlawanan hebat dari lawan-lawan mereka, bahkan kritikan pedas pun tampaknya tidak berpengaruh.

Sebagaimana hujan yang jatuh dari langit dan ombak yang datang dan pergi, para pendeta dan pemimpin Kristen pasti menghadapi golongan oposisi. Ini adalah fakta kehidupan dan kepemimpinan. ... baca selengkapnya »

Belajar Mengasihi Orang yang Anda Benci

Edisi C3I: e-konsel 260 - Perkataan Negatif

Judul buku : Belajar Mengasihi Orang Yang Anda Benci
Judul asli : Learning to Love People You Don't Like
Penulis/Penyusun : Floyd McClung, Jr.
Penerjemah : T. Wahyuni
Editor : Budijanto
Penerbit : Metanoia Publishing, Jakarta 1995
Ukuran buku : 13,5 x 12,5 cm
Tebal : 133 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --

Mengasihi seseorang yang kita suka pasti lebih mudah daripada mengasihi orang yang tidak kita suka. Namun, hal ini tidak berarti bahwa kita tidak bisa mengasihi orang yang tidak kita suka. Buku "Belajar Mengasihi Orang Yang Anda Benci" karangan Floyd McClung, Jr., yang juga adalah Direktur Operations for Youth with A Mission dan pembicara konferensi dan seminar yang andal, serta penulis buku "Mengenal Hati Bapa" dan "Living on the Devil's Doorstep", bisa Anda gunakan sebagai salah satu referensi ketika Anda bergumul untuk mengasihi orang yang Anda tidak sukai. ... baca selengkapnya »

Pesan yang Meremehkan

Edisi C3I: e-konsel 260 - Perkataan Negatif

Salah satu tugas orang tua adalah memampukan anak-anaknya untuk menilai diri mereka sendiri, seperti halnya Tuhan menilai mereka. Sarana utama untuk mencapainya adalah melalui pesan yang membangun, baik dengan perkataan, sikap, maupun perbuatan. Jika Anda mengisi kehidupan mereka dengan pesan-pesan yang positif tentang arti hidup mereka bagi Anda dan bagi Tuhan, mereka akan mengembangkan disiplin dan harga diri, dan menjadi orang dewasa yang mandiri serta bertanggung jawab. Sayangnya, ada orang tua yang menyampaikan pesan yang tidak membangun kepada anak-anak mereka, sehingga memengaruhi cara anak menilai diri sendiri secara negatif dan menganggap seperti itulah Tuhan menilai. Pesan seperti ini adalah pesan yang merusak. ... baca selengkapnya »

Kapan Harus Menasihati, Kapan Harus Diam

Edisi C3I: e-konsel 259 - Nasihat

Pengkhotbah 7 menekankan salah satu prinsip konseling alkitabiah yaitu mengetahui "kapan harus berbicara dan kapan harus diam". Amsal 10:19 selanjutnya menekankan hal itu: "Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi." Firman Allah yang hidup mengatakannya dengan sangat jelas: "Jangan banyak bicara. Orang yang banyak bicara membuat banyak kesalahan. Karena itu, bersikaplah bijaksana dan kendalikanlah lidahmu."

Konselor yang mengerti persoalan-persoalan konselinya, memilih kata-katanya dengan baik: "Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin. Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya." (Amsal 17:27-28) ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content